Aplikasi Teknologi PGPR Akar Kopi Untuk Peningkatan Produksi dan Kualitas Kopi Robusta Berkelanjutan di TeFa Pembibitan Politeknik Negeri Jember
DOI:
10.25047/agrimas.v5i1.70Downloads
Abstract
Tanaman Kopi Robusta di TeFa (Teaching Factory) Pembibitan Politeknik Negeri Jember (Polije) terdiri dari berbagai varietas klon antara lain: BP 42, BP 358, BP409, BP 543, BP 936, SA 237, BGN 471, BP 308. Selain dimanfaatkan untuk pengenalan, klon kopi juga dimanfaatkan untuk kegiatan praktikum mahasiswa di Jurusan Produksi Pertanian Polije. Produksi kopi per pohon di TeFa Pembibitan sangat rendah (rata rata 250 gram/pohon). Rendahnya produksi kopi disebabkan rendahnya karbon organik tanah (< 2 %), rendahnya populasi bakteri tanah, belum diterapkannya GAP manajemen cabang produksi, dosis pupuk yang diberikan rendah karena harga pupuk kimia non subsidi sangat mahal, kualitas biji kopi rendah, mitra belum mengenal pemanfaatan bakteri dekomposer dan bakteri akar kopi, belum dikenalkannya rorak kopi sebagai kolam nutrisi tanaman. Tahapan pelaksanaan pengabdian diawali dengan koordinasi dan persiapan, pembuatan rorak di tajuk tanaman kopi, bimtek pembuatan bakteri dekomposer, bakteri akar kopi, perbanyakan bakteri dekomposer dan bakteri akar kopi, selanjutnya aplikasi dekomposer dalam rorak tanaman kopi, aplikasi bakteri akar kopi, penerapan GAP manajemen cabang produksi, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian antara lain: Mitra memperoleh tambahan pengetahuan dan kegunaan aplikasi teknologi PGPR di lahan budidaya kopi untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi kopi, Mitra dapat melakukan pembuatan rorak yang berisi seresah bercampur dekomposer yang berguna sebagai kolam nutrisi tanaman kopi serta pemupukan hayati melalui aplikasi bakteri akar kopi, mitra juga dapat menerapkan GAP manajemen cabang produksi agar jumlah cabang produksi meningkat, jumlah dompolan meningkat, menurunnya biji kopi berkeping satu dan produksi biji kopi (green bean) meningkat.
Keywords:
dekomposer bakteri akar kopi kolam nutrisiReferences
[1] Brady,N..,&Weil,R.R., “TheNature and Properties of Soils”. 2008. Pearson Prentice Hall.
[2] Lal, R. “Soil Carbon Sequestration Impacts on Global Climate Change and Food Security”. 2004 a. Science, 304 (5677), 1623–1627. https://doi.org/10.1126/science.1097396
[3] Lal,R.“Soil carbon sequestration to mitigate climate change”.2004b.Geoderma,123(1–2),12. https://doi.org/10.1016/j.geoderma.2004.01.032
[4] Irawan, T. B., Soelaksini, L. D., & Nusraisyah, A., “Analisa Kandungan bahan organik Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, Curahdami, Binakal dan Pakem untuk Penilaian Tingkat Kesuburan Tanah Sawah Kabupaten Bondowoso (2)”, 2021. Jurnal Ilmiah Inovasi, 21 (2),73 – 85. https://doi.org/10.25047/jii.v21i2.2594
[5] Mira Herawati Soekamto*, Zainuddin Ohorella, Sintike Ferdinanda Kondologit, “Evaluasi Status Kesuburan Tanah Pada Lahan Budidaya Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Di Kelurahan Aimas Kabupaten Sorong” Fakultas Pertanian,Universitas Muhammadiyah Sorong, AGROLOGIA, Vol.12, No.2, pp.141-148, 2023, e-ISSN 2580-9636DOI: http://dx.doi.org/10.30598/ajibt.v12i2
[6] Refki Aulia Wiwaha, Syahrul Kurniawan*, “Analisis Perubahan Cadangan Hara Pada Berbagai Penggunaan Lahan dan Kelerengan di DAS Mikro Kali Kungkuk, Kota Batu”, Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang, Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol 8 No1: 1-8, 2021, e-ISSN: 2549-9793,doi: 10.21776/ub.jtsl.2021.008.1.1.
[7] Arifiana, N. B., Fatimah, T., Mastutik, L., Wardati, I., “Pembuatan dan Aplikasi Teknologi Dekomposer untuk Produksi Pupuk Organik Blotong di PG Pradjekan Bondowoso”. 2022. Agrimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian, 1 (2).
[8] Triono Bambang Irawan, Satria Indra Kusuma, Nuraisyah, A., & Liliek Dwi Soelaksini, “Aplikasi Teknologi Dekomposer Rumen Sapi Pada Serasah Tanaman DiKebun Gunung Pasang PDP Kahyangan Jember”. Agrimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian, 1 (2). https://doi.org/10.25047/agrimas.v1i2.14.
[9] Miransari,M.“Soil microbe sand plant fertilization”,2011.Applied Microbiology and Biotechnology, 92, 875–885
[10] Miransari, M. “Soil microbes and the availability of soil nutrients”. 2013. Acta Physiologiae Plantarum, 35 (11), 3075–3084.
[11] Wardati,I., Irawan,T.B., Setyoko,U., Rahmawati,R., & Arifiana,N.B. “Teknologi Bakteri Pembenah Tanah untuk Peningkatan Produksi Kopi”, 2022. NaCosVi: Polije Proceedings Series, 302–309.
[12] Gomes, T. D. S., Da Silva, M. R. M., De Oliveira, F. R., & De Araújo, A. G. “Sugarcane as a Renewable Resource for Sustainable Development”. 2019. International Journal of Energy Economics and Policy, 9 (3), 293 – 301
[13] Tirta Sari, Rafdinal, Riza Linda. “Hubungan Kerapatan Tanah, Karbon Organik Tanah dan Cadangan Karbon Organik Tanah Di Kawasan Agroforestri Tembawang Nanga Pemubuh Sekadau Hulu Kalimantan Barat”, Protobiont. 2017.Vol.6(3):263– 269 https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jprb/article/view/22492
[14] BPS, “Statistik Kopi Indonesia” Katalog/Catalogue: 5504006 ISSN 2714-8505 Volume 8, 2024 dapat diakses: 1745824522364-37-28.-statistik-kopi-indonesia-2023.pdf
[15] Jannah. M, Jannah. R, and Fahrusyah, “Kajian Literatur: Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Mengurangi Pemakaian Pupuk Anorganik pada Tanaman Pertanian”, Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, vol. 5, No. 1, pp. 41-49, Agustus 2022, DOI.210.35941/JATL
[16] Noor, S. and Nuhadi. N, “Manfaat, Cara Perbanyakan dan Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR)” Jurnal Agriekstensia, vol. 21, No. 1, pp 64-71, Juli 2022, doi: https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v21i1.1877
License
Copyright (c) 2026 Rahmawati Rahmawati, Triono Bambang Irawan, Titien Fatimah, Irma Wardati, Anni Nuraisyah, Asep Samsudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.
