Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa menjadi Briket Sederhana Bernilai Ekonomi di Desa Kelapa Bajohom, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai
DOI:
10.25047/agrimas.v2i2.36Downloads
Abstract
- Desa Kelapa Bajohom merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai. Desa ini memiliki potensi dalam sektor perkebunan terutama dalam produksi kelapa santan. Besarnya produksi kelapa santan berbanding lurus dengan jumlah limbah perkebunan yang dihasilkan, salah satunya yaitu limbah tempurung kelapa. Limbah tempurung kelapa yang terdapat di Desa Kelapa Bajohom belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini terjadi karena minimnya kesadaran, pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk mengelolah limbah tersebut. Tempurung kelapa merupakan biomassa yang dapat diolah menjadi briket arang. Sehingga, pengabdian melalui pelatihan pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi briket arang di desa Kelapa Bajohom ini perlu diselenggarakan. Bahan yang digunakan antara lain tempurung kelapa, minyak tanah, tepung kanji, air. Alat yang digunakan korek api, lesung, baskom, saringan/ayakan, cetakan briket, wajan, kompor, pisau, ember. Teknik pembuatan briket sangat mudah, murah dan cepat. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui sosialisasi dan langsung praktek. Hasil yang didapat dari terselenggaranya pengabdian ini adalah meningkatnya kesadaran, pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Kelapa Bajohom dalam hal ini pemanfaatan limbah tempurung kelapa beserta tatacara proses pembuatan briket arang yang memiliki nilai jual.
Keywords:
tempurung, tempurung kelapa, briket arangReferences
R. Eka Putri and A. Andasuryani, “Studi Mutu Briket Arang Dengan Bahan Baku Limbah Biomassa,” J. Teknol. Pertan. Andalas, vol. 21, no. 2, p. 143, 2017, doi: 10.25077/jtpa.21.2.143-151.2017.
A. Ningsih, “Analisis kualitas briket arang tempurung kelapa dengan bahan perekat tepung kanji dan tepung sagu sebagai bahan bakar alternatif,” JTT (Jurnal Teknol. Terpadu), vol. 7, no. 2, pp. 101–110, 2019, doi: 10.32487/jtt.v7i2.708.
D. D. Anggoro, M. H. D. Wibawa, and M. Z. Fathoni, “Pembuatan Briket Arang Dari Campuran Tempurung Kelapa dan Serbuk Gergaji Kayu Sengon,” Teknik, vol. 38, no. 2, p. 76, 2018, doi: 10.14710/teknik.v38i2.13985.
E. Budi, “Pemanfaatan Briket Arang Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif,” Sarwahita, vol. 14, no. 01, pp. 81–84, 2017, doi: 10.21009/sarwahita.141.10.
License
Copyright (c) 2023 Rina Maharany, Raden Aris Sugianto, Elprida Kristina Sitanggang, Paris Sianturi, Elisa Khairanis, Yohanes Jaya Mentari Marbun, Rizky Musarif Harahap, Rizky Rastra Fahrezi Ritonga, Rudi Gunawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.
